
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., didampingin para PJU dan Kapolsek terbaik dalam penindakan kejahatan jalanan.
Dalam keterangannya, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak menyampaikan bahwa jajarannya berhasil menguak sebanyak 716 kasus kejahatan jalanan yang meliputi Pencurian dengan Kekerasan (Curas), Pencurian dengan Pemberatan (Curat), dan Pencurian Kendaraan Motor (Curanmor) dengan total 906 tersangka.

“Pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen tegas Polrestabes Medan beserta seluruh Polsek jajaran dalam menindak spektrum kejahatan jalanan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Medan,” ujar Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak.
Berdasarkan pemetaan wilayah, Kecamatan Percut Sei Tuan yang berada di bawah wilayah hukum Polsek Medan Tembung menjadi area dengan tingkat penindakan tertinggi untuk ketiga kategori kejahatan jalanan tersebut, yakni 18 kasus Curas (25 tersangka), 105 kasus Curat (110 tersangka), dan 35 kasus Curanmor (33 tersangka).
Selain kejahatan jalanan, Polrestabes Medan juga memaparkan keberhasilan Operasi Pekat Toba 2026 yang berlangsung selama 21 hari, terhitung sejak 13 Juli hingga 02 Agustus 2026. Dalam operasi pekat tersebut, sebanyak 181 kasus dengan 233 tersangka berhasil diungkap, melampaui Target Operasi (TO) yang telah ditetapkan.
Adapun rincian penindakan Operasi Pekat Toba 2026 meliputi:
Premanisme: 89 kasus diungkap dengan 107 tersangka, disita barang bukti berupa uang tunai, senjata tajam, kwitansi/karcis parkir liar, hingga kendaraan motor.
Perjudian: 21 kasus diungkap dengan 53 tersangka (proses sidik), disita komputer, mesin tembak ikan, gadget, serta kartu/domino.
Minuman Keras: 65 kasus dengan 65 orang (proses pembinaan), disita sebanyak 1.260 botol miras berbagai merek.
Prostitusi & Pornografi: 6 kasus diungkap dengan 8 tersangka (proses sidik).
Kombes Pol Jean Calvijn menambahkan, efektivitas pengungkapan kasus tindak pidana yang disidik pada Operasi Pekat Toba 2026 mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya.
Menutup keterangannya, Polrestabes Medan mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terus bersinergi dan memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila melihat atau mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas di lingkungannya masing-masing.
(John Panjaitan/WP)

















