
MEDAN|WARTAPAPER.COM- Presiden Prabowo Subianto memerintahkan agar masa tunggu haji diupayakan dapat dipangkas, mengingat masa tunggu antara 20 hingga 30 tahun sangat panjang penantian bagi mereka yang ingin menyempurnakan rukun Islam, sehingga Pemerintah punya tanggung jawab untuk mengatur jarak tunggu berhaji itu bisa di pangkas.

Hal ini disampaikan Wakil Menteri Haji dan Umroh (Kemenag) RI Dr H. Dahnil Anzar Simanjuntak, ME saat berkunjung ke asrama haji Medan sekaligus menyapa seluruh jemaah haji dari kelompok terbang (Kloter) 16 yang baru saja tiba di tanah air, Sabtu (20/6/2026).
Menurut Dahnil, perintah Presiden itu sangat jelas dan tegas, agar setelah pelaksanaan haji tahun ini, agar dilakukan evaluasi secara menyeluruh, sehingga pada musim haji 2027 mendatang, seluruh program dan skema haji dapat di jalankan secara baik.
Lebih jauh disampaikan mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah ini, terkait penurunan angka mortalitas (kematian) jemaah haji Indonesia yang turun secara signifikan, tentu ini bagian dari evaluasi kedepannya, sehingga angka mortalitas jemaah haji Indonesia bisa ditekan sekecil mungkin dan ini juga menunjukkan ke Pemerintah Saudi Arabia, bahwa jemaah haji Indonesia yang menunaikan haji sehat walafiat sehingga mengurangi resiko kesehatan sekaligus meringankan beban bagi Pemerintah Saudi Arabia dalam penanganan kesehatan jemaah haji yang sakit.
Bagian disampaikan Dahnil, untuk tahun ini pelaksanaan haji secara nasional berjalan baik, lancar dan nyaman, namun begitupun seluruh rangkaian haji tahun ini tetap menjadi bahan evaluasi baik dari sisi kebaikan maupun sisi kekurangannya, sehingga pada musim haji tahun depan Kementerian Haji lebih siap lagi.

















