Didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Satya Dharma Nababan serta Kepala Dinas Pendidikan Freddy Advent Panjaitan, Bupati mengapresiasi para kepala sekolah yang terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
Jonius mengatakan kemajuan teknologi tidak boleh menggeser peran pendidikan dalam membentuk karakter peserta didik. Menurutnya, kemampuan mesin tidak dapat menggantikan nilai kemanusiaan seperti hati, perasaan, dan integritas.
“Meskipun zaman dan teknologi semakin canggih, hati, perasaan, dan karakter tidak bisa digantikan mesin. Pendidikan yang bermutu adalah pembentukan karakter dan integritas,” ujar Bupati.
Ia mengajak para pendidik agar menjadikan sekolah sebagai tempat membentuk generasi yang disiplin, tangguh, dan memiliki nilai moral yang kuat, namun tetap mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
“Jadikan sekolah Bapak/Ibu sebagai tempat mendidik petarung yang disiplin, gigih, dan penuh integritas,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mendorong penerapan sejumlah program pendidikan, termasuk SAITAPAIAS yang berkaitan dengan penanganan sampah plastik. Ia juga menekankan pentingnya kemampuan matematika sebagai dasar pembentukan pola pikir dan logika siswa.
“Biasakan anak mendeskripsikan dan menceritakan kembali apa yang dipelajari. Kita harus menciptakan pembelajaran yang benar-benar dipahami anak secara mendalam,” ungkap Jonius.
Ia berharap seluruh program prioritas pendidikan dapat dijalankan secara konsisten di setiap sekolah untuk melahirkan generasi Tapanuli Utara yang unggul dan berkarakter.(James/WP)


















