Apresiasi tersebut disampaikan dalam rangkaian kegiatan program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilaksanakan pada Senin (12 Oktober 2026). Kegiatan ini meliputi survei pemberdayaan ekonomi masyarakat, pemetaan potensi desa, penyerahan bantuan alat pelindung diri (APD) kepada kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA), serta sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

banner 325x300

Penjabat (Pj.) Kepala Desa Titi Akar, M. Ali, S.A.P., menyambut baik dukungan dan kepedulian PT MMJ yang dinilai dapat membuka peluang kerja sama dalam mendukung pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga Dusun Hutan Samak.

Menurutnya, sinergi antara perusahaan dan pemerintah desa menjadi salah satu langkah penting untuk mendorong pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Ia berharap kemitraan tersebut dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi warga Desa Titi Akar.

Dalam kegiatan tersebut, pihak PT MMJ melalui Manajer Guberson Mare Mare menyampaikan komitmen perusahaan untuk membangun hubungan kemitraan yang baik dengan pemerintah desa dan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

Salah satu potensi yang menjadi pembahasan ialah pengembangan sektor pertanian melalui penanaman jagung dan jahe. Kedua komoditas tersebut diharapkan dapat menjadi peluang usaha produktif bagi masyarakat sekaligus mendukung program ketahanan pangan.

Pengembangan sektor pertanian ini dinilai berpotensi membuka kesempatan bagi warga untuk meningkatkan pendapatan melalui pemanfaatan potensi lokal. Namun, pelaksanaannya perlu disesuaikan dengan kondisi lahan, kesiapan masyarakat, serta ketentuan legalitas lahan yang berlaku.

Selain sektor pertanian, kebutuhan pembangunan infrastruktur jalan juga menjadi perhatian dalam pembahasan. Infrastruktur yang memadai diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mempermudah distribusi hasil pertanian, serta menunjang aktivitas perekonomian warga.

Camat Rupat Utara, Rizki Subagya Efendi, S.STP., M.Si., turut mendorong agar kemitraan antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat terus dikembangkan secara berkelanjutan.

Ia juga mengingatkan pentingnya memastikan legalitas dan status lahan sebelum kegiatan pertanian dilaksanakan. Langkah tersebut diperlukan agar pemanfaatan lahan berjalan sesuai ketentuan dan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

Di sisi lain, penyerahan bantuan APD kepada kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) serta sosialisasi pencegahan karhutla menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah yang membutuhkan perhatian terhadap perlindungan lingkungan.

Pemerintah Desa Titi Akar berharap PT MMJ dapat terus menjadi mitra strategis dalam mendukung program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kemampuan masing-masing pihak.

Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui program yang terarah, berkelanjutan, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Dengan kolaborasi antara perusahaan, pemerintah desa, pemerintah kecamatan, dan masyarakat, Desa Titi Akar diharapkan mampu mengoptimalkan potensi lokal, memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan perekonomian warga, serta menjaga kelestarian lingkungan demi terwujudnya masyarakat yang mandiri dan sejahtera.

(Redaksi/WP)