banner 728x250

SMPN 22 Medan, Sekolah di Pinggiran Kota dengan Segudang Prestasi

banner 120x600
banner 468x60

MEDAN|WARTAPAPER.COM- Berada di kawasan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Deli Serdang tidak menghalangi SMP Negeri 22 Medan untuk menorehkan berbagai prestasi. Sekolah yang beralamat di Jalan Pendidikan Nomor 36, Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, tersebut terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan sekaligus pembentukan karakter peserta didik.

Kepala UPT SMP Negeri 22 Medan, Dra. Magdalena Tarigan, M.Si., mengatakan disiplin dan ketekunan dalam mengikuti proses pembelajaran menjadi salah satu kunci bagi siswa untuk meraih kesuksesan di masa depan.

banner 325x300

Menurut Magdalena, keberhasilan pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah. Peran keluarga, khususnya orang tua, sangat penting dalam mengawasi perkembangan pendidikan sekaligus memberikan motivasi kepada anak.

“Peran keluarga, terutama orang tua, sangat penting. Ketika orang tua peduli dan bersama-sama dengan pihak sekolah mengawasi proses pendidikan anak, hal itu akan menjadi motivasi bagi anak untuk meraih masa depannya,” ujar Magdalena saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (18/9/2026).

Ia menuturkan, kolaborasi antara sekolah dan keluarga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan akademik maupun karakter siswa.

Salah satu pencapaian yang menjadi kebanggaan SMP Negeri 22 Medan adalah keberhasilan meraih penghargaan Adiwiyata tingkat Nasional tahun 2025. Penghargaan tersebut, kata Magdalena, merupakan hasil kerja bersama seluruh warga sekolah dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sejuk dan nyaman.

“SMP Negeri 22 Medan merupakan sekolah penerima Adiwiyata tingkat Nasional tahun 2025. Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, staf, pegawai hingga para murid yang bersama-sama menjaga lingkungan sekolah tetap bersih dan indah,” katanya.

Selain kepedulian terhadap lingkungan, SMP Negeri 22 Medan juga menerapkan konsep sekolah ramah anak. Dalam proses pembelajaran, para guru didorong menggunakan pendekatan kekeluargaan dan humanis sehingga siswa dapat mengikuti kegiatan belajar dalam suasana yang aman dan nyaman.

Magdalena juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru yang selama ini memberikan pembelajaran dengan tulus dan sepenuh hati. Menurutnya, peran guru tidak hanya meningkatkan kecerdasan dan prestasi akademik siswa, tetapi juga membentuk karakter mereka.

“Terima kasih kepada bapak dan ibu guru yang mendidik dengan tulus dan sepenuh hati sehingga dapat meningkatkan kecerdasan dan prestasi siswa, sekaligus membangun karakter yang baik,” ucapnya.

Prestasi Siswa di Tingkat Daerah hingga Internasional

Berbagai prestasi juga berhasil ditorehkan siswa SMP Negeri 22 Medan melalui sejumlah kompetisi di tingkat daerah, nasional hingga internasional.

Pada Kejuaraan International Student Pencak Silat Indonesia Open Championship 2025 yang digelar di Gedung Serba Guna Sumatera Utara, salah seorang siswa SMP Negeri 22 Medan, Siti Raisa Safira, berhasil meraih juara I kategori Pre Junior Female kelas 42-45 kilogram.

Kejuaraan tersebut diikuti pelajar dan mahasiswa dari berbagai negara.

Prestasi lainnya diraih melalui lomba drumband dalam Gebyar Pendidikan jenjang SMP Kota Medan tahun 2025. Tim drumband SMP Negeri 22 Medan berhasil meraih juara kategori Brass.

Sementara pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional atau O2SN tingkat SMP se-Kota Medan tahun 2026, siswa kelas VIII-7, Raditya Ananda, berhasil meraih juara umum pada cabang olahraga renang.

Menurut Magdalena, sederet prestasi tersebut tidak terlepas dari pembinaan yang dilakukan melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.

“SMP Negeri 22 Medan memiliki ekstrakurikuler binaan di bidang olahraga dan seni yang dilatih oleh guru-guru yang kompeten di bidangnya,” jelasnya.

Sejumlah kegiatan ekstrakurikuler yang tersedia antara lain Pramuka, bela diri, renang, Paskibra, seni tari, drumband dan seni peran. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi wadah pengembangan minat dan bakat siswa, tetapi juga kerap mengantarkan siswa meraih prestasi dalam berbagai perlombaan.

Bangun Karakter Sejak dari Gerbang Sekolah

Selain mengejar prestasi akademik dan nonakademik, SMP Negeri 22 Medan memberikan perhatian besar terhadap pembentukan karakter siswa.

Magdalena mengatakan, pembentukan karakter dilakukan melalui kebiasaan sederhana yang diterapkan secara konsisten. Salah satunya dengan membangun kedekatan antara guru dan siswa sejak pagi hari.

Setiap pagi, kepala sekolah bersama para guru secara rutin menyambut siswa di depan gerbang sekolah sebelum kegiatan pembelajaran dimulai.

Menurutnya, momen tersebut dimanfaatkan untuk menanamkan kedisiplinan, semangat belajar serta kepedulian terhadap kerapian dan sikap siswa.

“Untuk membangun karakter murid, guru-guru melakukan pendekatan kebersamaan. Setiap pagi kami rutin menyambut murid di depan gerbang sekolah sebelum pelajaran dimulai, sekaligus mengingatkan mereka agar menjaga kerapian diri dan tetap semangat mengikuti pembelajaran di kelas,” katanya.

Bagi SMP Negeri 22 Medan, pendidikan tidak hanya tentang pencapaian nilai dan prestasi di berbagai perlombaan. Pendidikan juga merupakan proses membentuk generasi yang memiliki karakter, disiplin, peduli terhadap lingkungan serta mampu mengembangkan potensi diri.

Dengan dukungan guru, orang tua dan seluruh warga sekolah, SMP Negeri 22 Medan terus berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang nyaman sekaligus menjadi ruang bagi siswa untuk berkembang dan mengukir prestasi.

(John Panjaitan/WP)

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *