MANCA NEGARA|WARTAPAPER.COM-Bursa Efek Hari ini menurut MSCI (Morgan Stanley Capital International) yg merupakan lembaga internasional patokan para investor dunia, mengumumkan bahwa pangsa pasar modal Indonesia turun levelnya langsung ketingkat level paling rendah yakni menjadi Standalone Market”yang merupakan level pasar modal paling rendah dari semua level tingkat pangsa pasar untuk investor pasar modal dunia.
Awal nya masih mempertimbangkan Indonesia tetap berada pada level “Emerging Market” (Pasar Berkembang), tapi nampaknya karena gak ada pembenahan dari pemerintah Indonesia dan akhirnya MSCI langsung menurunkan level pasar modal kita ke tingkat terendah “Standalone Market”.
Nah bagi yg gak tahu MSCI itu membagi pasar modal ditiap negara di dunia itu menjadi 4 kategori besar yaitu :
-Level 1 paling top : Developed Market (Pasar Maju) -Negara-negara dengan pasar modal yang sangat besar, likuid, dan memiliki aksesibilitas serta regulasi yang sangat matang dan terpercaya (contohnya : Amerika Serikat, Jepang, Inggris, Jerman, Singapura, dll)
– Level 2 potensial maju : Emerging Market (Pasar Berkembang)-Negara-negara dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat dan pasar modal yang berkembang, namun belum sepenuhnya memenuhi standar kriteria pasar maju (contoh: Tiongkok, India. Korsel, Taiwan, Malaysia, Thailand) nah awalnya Indonesia di level ini.
– Level 3 mulai bobrok : Frontier Market (Pasar Perbatasan) – Negara-negara dengan ukuran pasar modal dan likuiditas yang lebih kecil dan kepercayaan lebih rendah dibanding pasar berkembang, tetapi lebih bagus dibanding kategori Standalone. (contohnya : Vietnam, Pakistan, Bangladesh, Sri Lanka, Kazakhstan, Bahrain, Yordania, Oman, dll)
– Level 4 suram -Stand alone Market Kategori untuk negara-negara yang tidak memenuhi semua syarat kategori di atas atau memiliki hambatan signifikan bagi investor internasional, seperti kontrol devisa yang ketat atau pembatasan arus modal oleh pemerintahnya dan pasar yg regulasinya gak jelas. (contohnya : Afganistan, Palestina, Nigeria, Zimbabwe, Malta, Jamaika, Sudan, dan sebagian besar negara gagal Afrika dan Amerika-latin) nah sekarang Indonesia masuk disini.
Nah gara2 MSCI menurunkan peringkat pasar saham Indonesia hari ini menjadi Standalone Market, IHSG langsung rontok 11 % dimana para investor pada kabur keluar Indonesia. Ini adalah penurunan terburuk sejak 1998 lalu atau sejak krisis moneter.
Di Perkirakan Nilai Tukar Rupiah terhadap dollar Amerika melemah dan di perkirakan tembus ke harga Rp. 18.000/ dollar
Hal ini nampaknya langsung membuat panik pemerintah . Presiden Prabowo Subianto langsung mengumpulkan semua mentri, wamen, hingga kepala badan pemerintah di Istana Bogor.
(Redaksi/WP)










