banner 728x250

Kepsek SMAN 4 Medan Dukung PJJ untuk Lindungi Siswa dari Kabut Asap Karhutla

banner 120x600
banner 468x60
SUMATERA UTARA-MEDAN|WARTAPAPER.COM– Kepala SMA Negeri 4 Medan, Rita Hartati, S.S., M.S., mendukung kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang diterapkan Dinas Pendidikan Sumatera Utara (Disdiksu) pada 16–21 Oktober 2026 guna melindungi kesehatan dan keselamatan peserta didik dari dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

banner 325x300
Dukungan tersebut disampaikan Rita menyusul terbitnya Surat Edaran Disdiksu Nomor 400.3/106/DISDIK/X/2026 tentang pelaksanaan PJJ di tengah kondisi kualitas udara yang dikhawatirkan berdampak terhadap kesehatan masyarakat, khususnya siswa dan tenaga pendidik.

“Kami sangat mendukung kebijakan Disdiksu. Kesehatan dan keselamatan siswa adalah prioritas utama. Dengan kondisi udara yang tidak sehat akibat asap karhutla, PJJ menjadi langkah paling tepat,” ujar Rita saat dikonfirmasi di SMAN 4 Medan, Jalan Gelas Nomor 12, Medan Petisah, Jumat (16/10) pagi.

Ia mengatakan, pihak sekolah telah menindaklanjuti surat edaran tersebut dengan menginstruksikan seluruh guru untuk melaksanakan work from home (WFH) sekaligus memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung secara daring.

Menurut Rita, guru memanfaatkan platform digital dan learning management system (LMS) yang telah disiapkan sekolah untuk menyampaikan materi, memberikan tugas, serta menjaga komunikasi dengan peserta didik dan orang tua.

“Melalui LMS, proses pembelajaran tetap dapat dipantau secara daring. Kami juga meminta para guru menjaga komunikasi dengan orang tua agar pelaksanaan pembelajaran berjalan dengan baik,” katanya.

Sebelum kebijakan PJJ diterbitkan, SMAN 4 Medan juga telah menerapkan kewajiban penggunaan masker bagi siswa dan guru yang masih beraktivitas di lingkungan sekolah sebagai langkah antisipasi terhadap paparan kabut asap.

Selain memastikan pembelajaran tetap berjalan, Rita mengimbau orang tua agar turut mengawasi aktivitas anak selama masa PJJ. Ia meminta peserta didik mengurangi kegiatan di luar ruangan dan tetap berada di rumah apabila tidak ada keperluan mendesak.

Untuk memastikan pelaksanaan pembelajaran berjalan sesuai ketentuan, SMAN 4 Medan menggunakan aplikasi Pantau PJJ sebagai jurnal pemantauan kegiatan belajar mengajar selama pembelajaran jarak jauh berlangsung.

“Kami menggunakan aplikasi Pantau PJJ sebagai jurnal pembelajaran selama PJJ berlangsung,” ujar Rita.

Ia menambahkan, pihak sekolah juga akan menyampaikan laporan pelaksanaan PJJ secara berkala kepada Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I sesuai instruksi yang berlaku.

Rita berharap kondisi kualitas udara di Kota Medan dan sekitarnya segera membaik sehingga kegiatan belajar mengajar secara tatap muka dapat kembali dilaksanakan secara normal.

“Kami berharap kualitas udara segera membaik sehingga proses belajar tatap muka bisa kembali normal,” tuturnya. (John Panjaitan/WP)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *