banner 728x250

Festival Bazar UMKM Mimika: Promosi Produk Lokal Menuju Pasar Lebih Luas

banner 120x600
banner 468x60

 

Festival Bazar UMKM Mimika.

 

banner 325x300

PAPUA-TIMIKA|WARTAPAPER.COM- Dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Mimika, Dinas Koperasi dan UMKM menggelar Festival dan Bazar UMKM Mimika yang berlangsung 6–8 Oktober 2026. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika Samuel Yogi menegaskan kegiatan ini bukan sekadar seremonial perayaan, melainkan wadah nyata bagi para pelaku usaha untuk memperkenalkan, memasarkan, sekaligus mengembangkan produk unggulan mereka.

“Kami ingin memberikan ruang promosi dan pemasaran yang layak agar usaha lokal terus tumbuh dan dikenal luas,” ujarnya saat melaporkan kesiapan kegiatan, Selasa (6/10/2026).

Beragam produk ditampilkan, mulai dari makanan olahan khas Papua, barang unggulan daerah, hingga kerajinan tangan bernilai budaya seperti noken dan karya kreatif lainnya.

Samuel menyebut sejumlah produk UMKM Mimika bahkan telah menembus pasar internasional bukti nyata potensi yang perlu terus didorong agar tidak hanya dikenal di Papua, melainkan di seluruh Indonesia maupun mancanegara.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan omzet pelaku usaha sekaligus mengajak masyarakat lebih mencintai dan membeli produk buatan tetangga sendiri.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Papua Tengah Yuliten Makai menekankan UMKM menjadi tulang punggung perekonomian rakyat yang membuka ruang kreativitas, lapangan kerja, serta peningkatan kesejahteraan keluarga.

Ia mengimbau pemanfaatan teknologi digital agar jangkauan pasar tidak terhenti di batas daerah.

“Manfaatkan kemajuan zaman agar produk Mimika dan Papua Tengah dapat melangkah melampaui batas wilayah,” pesannya.

Kolaborasi antar-pihak dinilai kunci agar semangat kewirausahaan terus menyala setelah festival berakhir.

Staf Ahli Kementerian UMKM Julius memuji langkah Pemkab Mimika yang memberikan ruang nyata bagi pelaku usaha.

Potensi UMKM di daerah ini tidak hanya bersumber dari kekayaan alam, melainkan juga keragaman budaya yang unik dan khas. Sektor ini diyakini mampu berkontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah, termasuk pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah.

Dengan 250 peserta yang terlibat, diharapkan etalase tiga hari ini menjadi awal perjalanan panjang produk lokal menuju pasar yang lebih berkelanjutan.

(Redaksi/WP)

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *